BANJARMASIN – Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Iskandar, secara resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Zona Kalimantan Selatan (Kalsel) di Meratus Room, Hotel Banjarmasin Internasional, Selasa (27/10/2026).
UKW perdana yang digelar DPW SWI Kalimantan Selatan ini bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Dr. Soetomo (LUKW Unitomo) Surabaya. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 27–28 Oktober 2026, dengan diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Iskandar menegaskan bahwa pelaksanaan UKW merupakan bagian dari komitmen SWI dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi wartawan. Menurutnya, wartawan yang kompeten tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, tetapi juga diharapkan memiliki peluang lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraannya.
“Saya harapkan peserta UKW di Banjarmasin ini semuanya dapat mengerjakan ujian dengan baik dan benar agar mendapatkan hasil kompeten,” ujar Iskandar.
Ia mengungkapkan, dari 43 wartawan yang mendaftar pada tahap awal, jumlah peserta yang mengikuti UKW setelah melalui proses seleksi administrasi mengalami pengurangan signifikan.
Meski demikian, Iskandar meminta para peserta tidak berkecil hati dan tetap fokus mengikuti seluruh tahapan ujian sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPW SWI Kalimantan Selatan, Sugianoor, beserta seluruh jajaran yang dinilai telah bekerja keras merealisasikan kegiatan tersebut.
Menurut Iskandar, upaya pembinaan anggota melalui UKW menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas organisasi sekaligus mendorong lahirnya wartawan yang memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab profesinya.
“Terima kasih Pak Sugianoor, Ibu Anah, dan jajaran SWI Kalsel. Luar biasa semangatnya sehingga hari ini sampai besok UKW bisa terlaksana sesuai harapan kita bersama,” katanya.
Iskandar juga berharap kerja sama antara SWI dan LUKW Unitomo dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga program peningkatan kompetensi wartawan dapat menjangkau lebih banyak anggota.
“Terima kasih juga kepada LUKW Unitomo. Saya ingin kerja sama ini tidak hanya selesai tahun ini, tetapi terus berlanjut hingga tugas saya selesai pada tahun 2031,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPW SWI Kalimantan Selatan, Sugianoor, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya UKW tersebut setelah melalui berbagai tantangan dalam proses persiapannya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dan tahapan ujian dengan sungguh-sungguh agar mampu menunjukkan kompetensi sesuai standar yang ditetapkan.
“Alhamdulillah UKW bisa terlaksana hari ini. Kami berharap peserta bisa menjalankan tugas-tugas mata ujian dengan benar sesuai harapan kita, yakni menjadi wartawan yang kompeten,” ujar Sugianoor.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum SWI yang telah membuka kegiatan tersebut serta kepada jajaran LUKW Unitomo Surabaya yang hadir sebagai penguji.
LUKW Unitomo: UKW SWI Banjarmasin Angkatan ke-27
Sekretaris LUKW Unitomo, Dra. Zulaikha, M.Si., yang akrab disapa Yuli, menjelaskan bahwa pelaksanaan UKW SWI di Banjarmasin merupakan angkatan ke-27 yang diselenggarakan lembaganya.
Menurut Yuli, LUKW Unitomo telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi dan pemerintah daerah, dalam upaya meningkatkan kompetensi wartawan.
Ia menyampaikan bahwa sejak 2021, LUKW Unitomo telah mengantongi izin sebagai lembaga penguji dan menjalankan UKW berdasarkan ketentuan serta persyaratan yang berlaku.
Yuli menegaskan, proses pengujian dilakukan secara profesional tanpa perlakuan khusus terhadap peserta maupun organisasi yang bekerja sama dengan lembaganya.
“Siapa pun yang kami uji, tidak ada kebijakan khusus oleh kami,” tegasnya.
Ia berharap para peserta UKW di Kalimantan Selatan dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan lancar. Bagi peserta yang nantinya dinyatakan kompeten, predikat tersebut harus diiringi tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Menurutnya, kompetensi bukan sekadar memperoleh sertifikat atau kartu UKW, melainkan menjadi landasan untuk bekerja secara profesional, menjaga kualitas pemberitaan, serta memegang teguh etika jurnalistik.
“Kalau nanti sudah dinyatakan kompeten dan menerima kartu UKW, tanggung jawabnya menjadi lebih besar karena harus profesional,” pungkas Yuli.
Pelaksanaan UKW di Banjarmasin ini diharapkan menjadi momentum penguatan profesionalisme wartawan di Kalimantan Selatan sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
#UKWSWIBanjarmasin
Iim Kaspiana, S.Pd.I
